Internet Do Magic: Kali Ini Bukan Tipu-Tipu


Suatu ketika ada pesan masuk di DM Instagram saya.

“Maaf, Pak. Saya mau bertanya apakah Bapak tahu dengan Ibu Ayu Endah Damastuti? Beliau tertinggal dompetnya, Pak. Saya lihat biodatanya yang muncul berfoto dengan Bapak,” tulis laki-laki itu dalam pesan tersebut.

Baca Lebih Lanjut

Bedanya Abebe Bikila dan Saya


Semalam Garmin FR235 sudah saya isi daya kembali. Penanda ketahanan baterai telah menunjuk angka 2% sebelumnya. Rencananya buat saya pakai besok. Ada rutinitas lari yang mesti dijalani.

Pukul 6 pagi, saya masih belum beranjak dari laptop. Padahal saya sudah siap dengan pakaian lari. Saya masih asyik mengobrol tentang keuangan dengan ChatGPT.

Baca Lebih Banyak

Penjaga Hutan Juga Mendengarkan Serakahnomics


Saya mendampingi para Teladan Kementerian Keuangan di depan Gedung Kura-Kura, Senayan, Jakarta, berfoto bersama sebelum memasuki ruangan sidang.

Memang berbeda antara melihat langsung di tempat dan mendengar dari jauh. Itulah yang saya rasakan saat menyimak pidato Ketua DPR RI Puan Maharani dan Presiden RI Prabowo Subianto di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta pada Jumat, 15 Agustus 2025. Ada semangat dan niat baik yang terasa.

Baca Lebih Lanjut

Satu Langkah Awal Sembuh dari Overthinking, Pelajaran dari Buku Tua


Overthinking ini bisa menimpa siapa saja: orang tua, gen-Z, pejabat, pensiunan, rakyat jelata, pemuka agama, bahkan mereka yang pura-pura baik-baik saja.

*

Beberapa hari ini saya sedang membaca ulang buku Dale Carnegie yang berjudul Bagaimana Menghilangkan Cemas dan Memulai Hidup baru. Ini buku lama.

Baca Lebih Lanjut

Dua Kali Kegagalan Portugis Menguasai Jeddah


Akhirnya setelah 1,5 jam perjalanan dari Makkah, bus sampai di Corniche Jeddah. Jaraknya ternyata jauh dari Masjid Terapung itu, kurang lebih 24,8 km. Suasana Corniche Jeddah berbeda sekali dengan 14 tahun lalu. Dulu trotoarnya penuh dengan kios-kios pedagang. Sekarang sudah ditertibkan dan tampak rapi. Dulu di sudut itu ada penjual bakso, sekarang sudah tidak ada lagi. Saat ini sudah ada plang bertuliskan I Love Corniche sebagai latar buat foto-foto. Dengan latar belakang langit senja Jeddah, berfoto di tempat ini sangat instagrammable.

Persis di belakang plang itu, ada toko Ali Murah. Banyak peziarah yang masuk ke dalam toko itu sekadar berkemih, belanja oleh-oleh, atau melihat-lihat saja. Saya juga pernah membeli parfum di Corniche ini untuk pak lik saya di tanah air.

Continue reading Dua Kali Kegagalan Portugis Menguasai Jeddah

Tugasnya Sebagai Laki-Laki: Ikhtiar, Bukan Mager, Bukan Rebahan


Sepulang mengantarkan anak ke pesantren, saya menjumpainya di pinggir jalan gelap.

Kepalanya yang berpeci putih menunduk. Ia duduk setengah meringkuk dan kepalanya hampir menyentuh lutut. Cuaca gerimis hampir lebat.

Continue reading Tugasnya Sebagai Laki-Laki: Ikhtiar, Bukan Mager, Bukan Rebahan

Orang-Orang Kazakh


Menuju Makkah Almukarramah.

Pada zaman Kekhalifahan Utsmani, tepatnya di masa Sultan Abdul Hamid II, dibangunlah jalur kereta api dari Damaskus, Amman (Yordania), sampai ke Madinah. Jalur itu selesai dibangun pada 1908 dan mulai beroperasi pada 1912. Namun, sejak Perang Dunia I jalur itu mulai terbengkalai sampai sekarang. Stasiun Madinah dalam Jalur Kereta Hijaz itu menjadi museum belaka pada saat ini. Letaknya kurang dua kilometer dari hotel kami.

Namun, dari tempat mikat kami di Bir Ali, stasiun itu bukan tujuan kami, melainkan Stasiun Kereta Cepat Madinah. Stasiun ini sepi. Tidaklah seramai stasiun kereta yang ada di tanah air. Tempat parkir stasiun luas. Ada masjid juga. Bus yang mengantarkan kami langsung meninggalkan stasiun begitu semua penumpangnya turun. Tidak ada kendaraan lain, kecuali satu kendaraan polisi yang ikut meninggalkan stasiun juga. Sekilas saya melihat salah satu polisi itu merokok.

Continue reading Orang-Orang Kazakh

Menaiki Kuda Menuju Makkah


Saf pertama di Masjid Bir Ali, Dzulhulaifah.

 

Sering kita mendengar perjalanan haji dengan menggunakan mobil, motor, sepeda, atau jalan kaki menuju kota suci Makkah dengan melewati banyak perbatasan negara. Kali ini, secara acak, saya melihat konten di media sosial tentang perjalanan haji unik dari Spanyol. Moda transportasi yang mereka gunakan adalah makhluk hidup: kuda.

Peziarah itu adalah Abdallah Hernandez, Abdelkader Harkassi, dan Tariq Rodriguez. Ada satu orang bernama Bouchaib Jadil berada di mobil yang mengiringi mereka untuk memberikan dukungan logistik.
Baca Lebih Banyak

Perbincangan di Atas Laut Andaman, Cerita Kakek Bisa Umrah Berkali-Kali


Pesawat Boeing 777-368 (ER) Saudia Airline ini berada di ketinggian 10.000 kaki. Di atas Laut Andaman. Masih ada ratusan kilometer lagi jauhnya dari Banda Aceh, bahkan sekitar tiga jam perjalanan lagi menuju Jakarta.

Di samping saya, di kursi tengah, adalah laki-laki yang berusia hampir 80 tahun. Namanya Aziar Abdul Muluk. Dalam rombongan kami ia sering dipanggil Kakek. Kakek Aziar ini sangatlah tangguh untuk mengikuti seluruh agenda yang diberikan oleh mutawif, berbanding terbalik dengan tubuhnya yang menua.

Baca Lebih Lanjut

Literasi dan Kereta Api


Stasiun Jatibarang pada 29 Desember 2017 (Foto milik pribadi). 

Buat saya, mengingat sosok ayah adalah mengingat tentang literasi dan kereta api.

Di keluarga kami, anak-anak memanggil ayah dengan sebutan Bapak. Bapak adalah penjual majalah bekas, teka-teki silang (TTS), dan novel, selain menjual barang kelontong di rumahnya di kota kecil bernama Jatibarang, Indramayu.

Baca Lebih Lanjut