Antara AGIVA, AGV, dan INK


07.02.2006 – Antara AGIVA, AGV, dan INK

Kemarin sore saya membeli helm bermerek Agiva di sebuah toko kecil di bilangan Lenteng Agung. Toko aksesoris itu memang telah menjadi tempat favorit saya untuk membeli pernak-pernik motor. Selain pelayanannya yang ramah juga harga yang ditawarkan sepertinya bersaing juga.
Sebelum membeli helm itu saya sempat surfing di internet untuk mencari helm apa yang bagus mutunya dan direkomendasikan kepada para pengguna motor. Dan saya menemukannya pada sebuah forum diskusi yang dikelola oleh Honda Tiger Mailing List. Kebanyakan dari mereka setuju bahwa helm bermutu dengan harga yang ekonomis adalah helm bermerek Agiva itu. Harganya pun berkisar 350 ribuan ke atas. Wow…
Nah dari hasil surfing itulah saya berkeinginan untuk membelinya, tapi dalam masalah harga sempat mikir juga sih. Semula saya mau berburu di sepanjang jalan Otista untuk membelinya, karena di sana sudah terkenal dengan harganya yang miring. Tapi berhubung saya tak mempunyai waktu banyak karena pekerjaan yang menumpuk, juga karena saya tak bisa menundanya terlalu lama.
Saya tidak leluasa membonceng Qaulan Sadiidan tanpa ia memakai helm. Maklum helm catoknya yang nonstandar itu ketinggalan. Ia pun tak sempat untuk kembali untuk mengambilnya dan sudah pasti hilang. Jadi ini kesempatan saya untuk dapat membeli helm yang standar untuknya.
Saya bersikeras untuk tidak membeli helm catok yang dihargai cuma dengan dua lembar uang sepuluh ribuan, karena harga kepala kita tidak semurah itu. Nilainya sungguh tiada dapat dibandingkan dengan segala apapun isi bumi dan langit.
Akhirnya dalam perjalanan pulang sore kemarin, saya sempatkan mampir di toko kecil itu. Di sana saya disodori helm bermerek INK dengan harga 350 ribu rupiah. Sedangkan Agiva malah dihargai cuma 165 ribu perak. Loh kok beda banget dengan harga yang saya ketahui di forum diskusi itu. Malah lebih mahal helm bermerek AGV daripada Agiva. Dan kata si penjaga toko itu kualitas AGV jauh di atas Agiva.
Yang jadi pertanyaan adalah helm merek Agiva itu memang bertanda AGIVA di bagian belakang dan atasnya, tapi kenapa plastik pembungkus kaca pelanginya itu bertanda WTC? Apakah Agiva itu memang buatan WTC seperti yang dikatakan sang penjaga atau kaca helmnya saja yang memang buatan WTC? Dan kenapa harganya murah daripada harga yang direkomendasikan di internet?
“Jangan-jangan palsu lagi?” terbersit pertanyaan itu. Tapi berhubung hari sudah menjelang maghrib dan memang saya membutuhkannya segera, ditambah harganya yang tidak mahal-mahal amat, jadi juga saya membelinya.
Saat memakainya saya merasakan suasana yang berbeda dengan waktu memakai helm putih bawaan pabrik motor. Kaca pelanginya lumayan tidak membuat pandangan saya menjadi terhalang. Dan seperti benar-benar tanpa kaca, bening. Cahaya yang masuk pun dapat dikurangi. Juga dengan kerapatannya membuat suara sekeliling yang masuk ke telinga berkurang banyak. Ini memungkinkan saya lebih berkonsentrasi dalam berkendara. (Benar nggak sih, atau ini cuma karena masih baru?)
Untuk membuktikannya tinggal tunggu saja waktunya. Dengan itu saya bisa menilai Agiva yang saya pakai ini bermutu atau tidak. Juga apakah ia asli atau palsu. Dan apakah pameo kuno “ada harga ada rupa” berlaku juga pada merek ini. Atau dari pembaca ada yang lebih tahu tentang Agiva?

riza almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
14:32 07 Februari 2006

42 thoughts on “Antara AGIVA, AGV, dan INK

  1. Rekomendasi saya:
    1. Beli AGV, harga pasaran +- Rp 500 rb, walaupun itu yang nomer berapanya…..
    2. Ink, merk dari kore ini Sekitar Rp 300 – 350 rb, saya juga pake ini,hehehe. Busanya awet dan padet.
    3 KYT merk ini ga kalah bagus dengan Ink. harga ga jauh beda, saya juga udah pernah punya.
    4. yang terakir, dan yang kurang saya rekomendasikan WTC, AGIVA, XXX, jangan terkecoh dngan harga murah bos…….. bahannya cuma plastik, ga ada fiberglass nya sama sekali.
    Nice try…..

    Like

  2. Mas, klo bleh cmment nich……..
    Kyaknya mndngan cri helm Ink ja dech…….
    Soalnya lebih bagus dari agiva walaupun lebih mahal………
    Dari segi cat juga lebih tahan lama……..
    Saya udah merasakanya……..
    Saya beli helm Ink CL-25 Capirossi, harganya 370 ribu……..
    Kualitasnya bagus loch, mas!
    Standar DOT Snell 2000 lagi……..
    HeHeHeHeHe……..!

    Like

  3. saya domisili di bintaro,& ingin menggunakan helm yg sesuai bwt si macan.jd udh survey n hunting helm berbagai merk. Dari yg termahal, Nolan, AGV, ARAI berkisar 1 – 8 juta (asli) bisa dicek di tokohelm.com, kemudian INK (300 – 600ribu), KYT (180 – 400rb), itu semua udh standar DOT. AGV yg dibawah 1 jt itu abal2 alias barang gelap ato bhsa juga palsu. Akhirnya aye beli helm favorit full face rider, INK CL-26 Dragon Eye Rp.360.000,00 di pameran motor JCC (6-14 des)

    Like

  4. Thank Infonya, lagi cari-cari helm juga nih,
    buat om Dicky #7, ada yang confirm dari forum kalo AGV ada yang < 1jt dan aseli, serinya GP1 – di website AGV ada tapi udah g di produksi dan masuk arsip produk, bener ga ya?

    Like

  5. gw pengen AGV freeland (L/grey) ada yg bisa bantu gaa…??? di bali stock habis n harga tinggi(diluar akal sehat alias 750an)

    ada yg bisa bantu gaa…????

    Like

  6. Heuheuheu .. beberapa minggu lalu sempet beli helm merk AGIVA … barangnya mantaf sekali … kualitas hampir setara AGV yang half face … dan tentunya bersahabat dengan dompet … 😀

    Like

  7. klo punya duit lbih, bli arai, ato agv asli kang. agv 500rbuan yg bredar di psar kan bkn agv asli italia klo ga salah. buat harian aja sih ckup. klo hobi, bli agv replika, x-lite, shoei dll yg jutaan. hehehe. buat kpala tuh, jd ga bs maen2.. :p

    Like

  8. saya jual agv 5000 rb….

    TP stiker nya jaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……….!!!!!!!!!!
    kl plus freeland nya 15000 doank…!!
    Hhehehehe…

    Ad yang berminat Hub… 0361-saya

    Like

  9. saya juga pake AGIVA bro.. sejak 2004 masih bagus bahannya kokoh dan gk letoy kayak sekelasnya berkali kali jatuh daru stang bahkan pernah berguling guling dari vespa excel 150 wah itu kenangan indah deh waktu itu saya beli 150.000 Rp. kok sekarang masih murah ya sy juga heran wajar kalau situ curiga. betul pendapat lu bro.. kepala tiada nilai uang yang cukup untuk menghargainya kecuali kesadaran kita untuk mepertahankannya berdiri tegak diatas leher heheh bahkan semua yg kita nikmati saat ini munculnya dari kepala cuma kebayakan orang gk sadar akan pentingnya kepala yg hanya dihargai dg 20.000 saja ditukar dgn helm cetok hih serem bro…soal kaca memang gk tahan lama beningnya apalagi malas merawat dan sembarang ngelap kotoran cepet lecet akibatnya kalau diterpa sinar lampu kendaraan di malam hari membuat pandangan penuh cahaya lampu kendaraan lain buyar pandangan kita jadi segera ganti kaca maximal 4 bulan hehehe.. hati hati berkendara buka kaca hlm dimalam hari itu lebih baik karena mata bisa lebih fokus antisipasi berbagai bahaya SAFETY FIRST before you go.. bawa helm kemana pun pergi bersama tunggangan anda

    Riza: terimakasih atas nasehatnya mas…

    Like

  10. aku pun pake agiva yg half face bro beli di solo bulan maret 2010 harga 200rb, model half face terbaik apalg kalo ditutup full kacanya cakep,bahan jg awet nyaman dipakai pokoknya best buy bgt lah@_@

    Like

  11. agv yg bagus diatas rp.1juta… klo dibawah rp.1juta berarti gak asli…
    ink yg bagus.. rp.300ribuan ke atas
    kyt yg bagus.. rp 300ribuan ke atas
    ada 1 helm lagi, NHK GP-tech juga bagus, harga rp.300ribuan…

    yg penting safety first, jgn terkecoh dgn harga murah tapi kualitas rendah…
    Riza: setuju… 🙂

    Like

Leave a reply to dedik Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.