CUKUP INGAT 2 4 5 SAJA
Dulu saya pernah mendapat email dari teman saya tentang kode-kode yang tercantum dalam botol berbahan plastik. Kode-kode itu adanya di bagian bawah botol atau tempat air dan makanan. Dan Kode-kode tersebut mengisyaratkan aman atau tidaknya wadah itu dipakai terus menerus oleh kita.
Kebanyakan dari kita, eit enggak usah menunjuk orang lain dulu, saya khususnya, sering mengoleksi (istilah tepatnya mengumpulkan, tapi bukan memulung) berbagai botol air minuman yang dibeli untuk dipakai kembali. Minimal buat tempat air minum anak. Atau kalau tidak, dipakai pada saat perjalanan. Sayang daripada dibuang lebih baik digunakan lagi. Padahal kalau kita tahu bahayanya mesti kita tidak akan mencoba-coba lagi.
Tapi sayangnya informasi dari email itu tidak saya cermati baik-baik dan tidak membuat saya tertarik. Informasi yang berupa narasi deskriptif itu cuma saya baca sekilas saja. Diingat sebentar lalu hilang begitu saja dalam ingatan. Dan saya lupa kode apa yang berarti aman untuk dipakai oleh kita dalam keseharian ketika kita menggunakan botol berbahan plastik itu.
Nah, siang ini saya membaca koran Kompas, Rabu 4 Maret 2009 di halaman 14. Di sana diulas tentang Kode Daur Ulang Plastik, kegunaan umum, dan rekomendasi dalam sebuah ilustrasi yang amat menarik dan amat memudahkan saya. Hingga saya—Insya Allah—dapat mengingatnya dengan mudah, yaitu kode angka di dalam segitiga berupa nomor 2 atau 4 atau 5 itu direkomendasikan aman. Sedangkan kalau botol dengan kode nomor 1 itu cukup sekali pakai saja digunakannya. Wadah berbahan plastik dengan kode angka lainnya perlu dihindari.
Jadi nanti kalau mau beli plastik es atau plastik belanjaan buat gorengan, bakso atau makanan panas atau wadah berbahan plastik lainnya perlu dilihat kode daur ulang plastik itu apa. Agar kita bisa menghindari diri kita dari serangan jantung, diabetes, tidak normalnya enzim hati, bahkan kanker.
Tidak banyak berpanjang kata. Silakan untuk dilihat dan dibaca rekomendasi yang diberikan ini. Saya cuma membaginya agar informasi yang berharga ini bisa dimanfaatkan oleh Anda-anda semua dalam memilih wadah plastik yang aman buat kita.

Salam.
Riza Almanfaluthi
dedaunan di ranting cemara
01.33 04 Maret 2009
saya tahun kapan pernah mbaca sih, artikel ini jadi mengingatkan lagi
Kapan ya Mas Riza mau berkunjung dan komentar ke blog saya? Saya yang dulu kirim email pajak. 3 Naskah saya sudah pernah nangkring di Rumah KITSDA. Tks
LikeLike
wah saya baru tau nih kalo ternyata kode2 di bawah botol plastik itu memberikan info mengenai tingkat keamanan pemakaian.
Thanks ya.
Dedaunan cuma bisa berkomentar: sama-sama. 🙂
LikeLike
Selamat sore, pak
Terima kasih sudah mengingatkan perihal plastik yang tidak aman bagi kesehatan.
LikeLike
mas, yg kode 7 kok ngeri? beneran tuh botol bayi masuk kategori itu? botol susu bayi kan gak mgkn sekali pake, bs bengkak dong anggaran… help plis
Riza Almanfaluthi: Allohua’lam. Oleh karena itu saya sarankan coba cek sekali lagi botol bayi Anda masuk kategori mana? Ohya saya juga belum mengecennya. 🙂
LikeLike
mba…boleh copy ya….TQ
saya pernah baca di majalah juga…..makasih…
LikeLike
Wah… Thanks bgt ya sya jdi tw klo btl2 plstik ada kode khusus yg aman utk dpke.
LikeLike
thanks tips nya.. aku memang udah tau kalo botol susu bayi dan yg kita pakai sehari2, belum tentu aman untuk di konsumsi, makanya aku pake Tupperware, karena selain Foorgrade, aman di konsumsi kita, dan bisa di daur ulang lho, jadi ramah lingkungan..
LikeLike