Rinduku Jatuh ke Bulan


rinduku jatuh ke bulan

lembayung senja bergulat
tepikan gulungan hitam
lembaran-lembaran awan
menyurut
memakan dirinya sendiri
hingga jepitan malam
kian menelannya sampai tuntas

bulan jadi hiasan sabit
tak kalah sinarnya dengan purnama
menyentuhku
sampaikan salam kerinduan
utuh tiada terpisah
bahkan tanpa goresan sedikitpun

saatnya kini
jika engkau sudi, bulanku…
rinduku biarlah tersungkur
jatuh tanpa membiru
rinduku biarlah tersungkur
jatuh tanpa luka menganga
rinduku biarlah tersungkur
jatuh tanpa akhir masa
rinduku biarkan apa adanya
untukmu, bulanku

dedaunan di ranting cemara
tidak berhenti di 106
11:26 30 September 2005

Tinggalkan Komentar:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.