Duh,
kiranya tiada kegembiraan
selain melihat seorang sahabat bercahaya
dengan kata-kata mengalun bak buluh perindu.
Wahai saudaraku, wahai akhi…
Semoga Allah merahmati kami dengan satu Qaulan Sadiidan dan dua prajurit-Nya yang kudamba menjadi pejuang-pejuang Islam kelak dewasa nanti.
Sang mutaakhir, kuidamkan menjadi sosok-sosok cerdas dari kader Islam yang senantiasa detik demi detiknya berjuang untuk agamanya yang lurus.
Sang muhandis Yahya ‘Ayyasy kuidamkan menjadi seorang hafidz dan ‘ulama yang faqih dalam ilmunya, merendahkan diri, tidak suka berjidal namun tinggi didepan musuh-musuh Allah.
Wahai saudaraku,
kiranya nama-nama yang engkau sebutkan membuatku semakin bertambah keyakinan bahwa ukhuwah ini telah membuatku merindukan masa-masa lalu
faisal,wisnu,amran,maman,lukman,abas,anwar,agus,totok.. .
atun,yetty,titi,murdiana,sobiroh,ita,…….
tak kusebut nama yang ditebalkan karena ia tak layak dibandingkan dengan nama-nama di sisinya.
Wahai akhi, wahai saudaraku
siapa gerangan engkau yang telah membuat bambu hatiku terusik dengan suara berisik oleh angin perkataan syahdumu
ah…kiranya engkau sudi memperlihatkan wajah rembulanmu…
sekarang atau nanti?
— Previous Private Message —
Sent by : bercahaya
Sent : 16 March 2006 at 11:12am
wa ‘alaikum salaam
duh senangnya kau baca tulisanku
ingin rasanya ku belajar menulis darimu
dimanakah kau belajar?
gimana kabar keluargamu? sehat-sehat sajakah?
diriku mengenal dirimu
riza,faisal,wisnu,amran,maman,lukman,abas,anwar,agus,totok.. .
atun,yetty,ria,titi,murdiana,sobiroh,ita,…….
bukankah mereka sahabat fikrohmu
rasanya baru kemarin…
juniormupun akan sekolah dasar
ngomong-ngomong dah berapa ya putramu?
ah…