Menjadi Cermin


Apa kabarmu? Apakah engkau menjumpaiku dalam mimpimu semalam? Atau mengeram amarah dalam pikirmu pagi ini? Aku ingin menjadi cermin tempatmu memandang sepasang telaga yang tak sanggup kurenangi dan kumengerti. Kekosongan adalah potongan kertas-kertas kecil yang kutaburkan di atas permukaannya. Berisi huruf-huruf puisi dan ketololanku merayakan kehilangan dengan secangkir kopi.

***
Riza Almanfaluthi
4 September 2020

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.