Ini Sebab Video #aksibelaquran411 Bikin Nangis Banyak Orang


 

Banyak orang merinding, menangis, tergugah, tersemangati, dan berzikir banyak-banyak saat melihat video yang dibuat oleh Oyi Kresnamurti ini. Video ini merekam aksi damai yang diikuti oleh ratusan ribu rakyat Indonesia pada tanggal 4 November 2016.

Awalnya saya mendapatkan dari sebuah grup Whatsapp pada hari Minggu tanggal 6 November 2016. Ibu Muktia Farid membagi tautan di Youtube itu pada pukul 19.34 dengan testimoninya, “Bagus nih rekaman aksi 411.” Iseng saya membuka video itu dan menuju TKP. Dan waow! Benar, video ini bikin merinding.

Waktu itu saya lihat masih sedikit yang menonton video itu. Saya terpikir video sebagus ini harus dilihat banyak orang. Facebook bisa jadi salah satu jalan pilihan buat membagi. Saya akan unduh video ini dan mengunggahnya via akun Facebook saya. Saya pikir orang akan langsung membukanya dan tak perlu pergi jauh-jauh mengklik tautan di Youtube itu. Kebiasaan saya juga lebih enak langsung mengklik video di Facebook daripada harus membuka terlebih dahulu tautan entah di situs lain.

Malam Senin itu saya pun unggah video itu dan menulis status begini:

DRONE***Video ciamik yang diambil dari langit atas aksi tanggal 4 November 2016. Diiringi nasyid dari Shoutul Harokah. Saya ambil dari akun youtube: Oyi Kresnamurti. Selamat menikmati.

Kemudian beberapa saat saya edit status itu untuk menambahkan tautan asli di Youtubenya. Subhanallah, pada saat artikel ini ditulis video itu sudah dilihat sebanyak 283 ribu kali dan telah dibagi 23 ribu kali. Belum lagi dari situs-situs lainnya yang turut menyebarkan video ini.

Ada beberapa faktor mengapa video ini mendapatkan banyak tanggapan positif. Pertama, pembuat dan editor video ini profesional dan mampu mana memilih potongon tayangan yang bagus dan menggugah. Apalagi pada saat merekam aksi berbondong-bondongnya para peserta unjuk rasa selagi di Commuter Line dan stasiun kereta api. Ini menggetarkan. Seperti melihat orang-orang yang penuh semangat mendatangi medan jihad.

Kedua, pengambilan gambar melalui drone adalah sesuatu yang baru. Selama ini paling shoot dari gedung bertingkat saja. Pengambilan gambar dari langit membuat suasana dan banyaknya kerumunan orang di bawah terekam dengan jelas.

Dalam laman facebooknya, terungkap motivasi dari Oyi Kresnamurti mendokumentasikan aksi damai ini.

Niat awal mendokumentasikan aksi damai ini semata-mata karena tidak aku temui liputan dari atas saat #AksiBelaIslam jilid satu. Kemudian beberapa hari sebelum hari-H, muncul ajakan di medsos untuk meliput dari langit dengan menggunakan istilah ‘Ababil Drone’, yang justru menambah semangat untuk meliputnya dengan menggunakan drone yang aku miliki.

Dan pada hari itu, aku melihat 4 sampai 5 drone yang mengangkasa, mendokumentasikan kegiatan besar ummat yang menyuarakan aksinya, membela agamanya. Semua begitu indah, damai dan bersinergi satu sama lain.

Beberapa hari sebelum aksi, melalui media sosial tersebar ajakan meliput aksi dengan drone dari Pasukan Ababil Drone.


Ketiga, pemilihan ilustrasi musik yang ciamik. Nasyid dari Shoutul Harokah dan berjudul Bingkai Kehidupan jadi pilihan. Pas banget. Maklum saja grup nasyid yang didirikan oleh para aktivis dakwah pada tanggal 31 Desember 2001 ini spesialis penyenandung nasyid-nasyid penyemangat antimelow. Apalagi mereka punya visi menjadikan nasyid sebagai sarana penyemangat para aktivis dakwah di seluruh dunia dan penyebaran dakwah Islam.

Untuk kali ini kita perlu uluk salam kepada para personelnya seperti Muhammad Taufik Ridlo, Hilman Rosyad Syihab, Rikrik Hartadi, Ridwan Solichin, Cecep D Hidayat, Raden Candra, Asep Irawan, Umar Rakhmatullah, dan Andhika (drummer yang bukan vokalis Kangen Band). Dengan suara drum yang berdentum-dentum maka lebih terasa nikmatnya lagi kalau video #aksibelaquran411 didengar melalui headset. Rampaknya lebih heboh.

Keempat, lirik nasyidnya pas juga dengan kondisi saat ini. Apalagi lirik nasyidnya pun ditayangkan dalam video itu sehingga penonton sekaligus bisa meresapi setiap kata yang terdapat dalam lirik nasyid itu. Komplet sudah. Audio-video dari nasyid itu mengena dan menyentuh relung terdalam penontonnya.

Mengarungi samudera kehidupan
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan

Setiap tetes peluh dan darah
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah
‘kan menjadi saksi pengorbanan

Reff :
Allahu ghaayatunaa
Ar-Rasuulu qudwatunaa
Al-Qur’aanu dusturunaa
Al-Jihadu sabiiluna
Al-Mautu fii sabilillah
Asma amaanina

Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Al Qur’an pedoman hidup kami
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah cita-cita kami tertinggi

Kelima, video ini muncul pada saat yang tepat ketika semangat pembelaan terhadap Alquran dan agama ini masih berkobar sehabis aksi damai 411 itu. Bagaimana tidak semangat ini ditunjukkan oleh dua juta rakyat yang datang dari segala penjuru Indonesia. Baik yang jauh ataupun dekat. Yang kaya ataupun miskin. Sendirian ataupun bersama-sama.

Mereka yang melek ataupun yang tak bisa melihat. Yang berjalan tegap ataupun yang berada di atas kursi roda. Yang berdiri maupun yang merangkak. Yang kakinya utuh ataupun Allah takdirkan hanya satu. Yang muda ataupun tua. Yang dewasa maupun yang masih anak-anak. Laki-laki dan perempuan. Satu yang menggerakkan mereka semua: semangat membela agama-Nya. Subhanallah.

Keenam, video ini jadi kenangan bagi mereka yang ikut. Mereka menjadi bagian dari sejarah itu. Bahwa dari banyak orang yang tersorot dalam video itu ada terselip mereka sambil berteriak takbir. Mereka yang merindukan persatuan umat Islam.

Tentu kita mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Oyi Kresnamurti yang telah membuat dan membagi video ini. Semoga ini menjadi amal saleh yang pahalanya tidak putus-putus dan menjadi jalan bagi masuknya hidayah kepada sesama.

Masih ada pekerjaan rumah dengan video ini. Beberapa waktu sebelum menulis ini ada seseorang yang japri via facebook Messenger yang meminta agar video ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris agar video dan aksi ini bisa mendunia lagi. Sebuah usulan yang menarik.

Beberapa akun Facebook menulis perasaannya setelah melihat tayangan video itu seperti ini:

Triza Zeury •

Bagus banget videonya… jd menangis…. krn apa? Sy yg pemahaman soal ilmu agama msh jauh sekali bisa merasa tersakiti sm si biang onar….ehh tp msh ada saja mulut2 yg beterbangan di medsos dg bangga ngaku muslim tp lebih baik milih si biang onar….mdh2an Allah memberikan mrk hidayah.

Icee Aryati Romli

Kereeennn abisss…mantapppks!!! Jzklh buat yg bikinnya…sangat menghibur..menyemangati..Allohuakbar!!!

Aneka Kim Ken’s •

Allahu Akbar….Allah Maha Besar….luar biasa…sampai menangis betapa banyaknya kaum muslim jika bersatu..dan perjuangan mereka luar biasa….mau berdesak desakan….

Mutiara Cinta •

Saya sangat2 menyukai tampilan ini semoga anda mendapat keberkahan,dan kt smua yg menjalankan jihat membela agama alloh akan mendapat keberkahan dan keselamatan,pertolongan dunia dan akhirat aamiin ya robbal aalamiin, syukron yaa akhii i like haazaa.

Emma Kataningrum

ya Allah keren pake banget..

terharu liatnya

soundtracknya nasyid yg pertama kali dihapal anak anak q wkt masih TK dulu

Yanti Suyud

Subhanaallah merinding liat nya..lagu nasyid itu suka dinyanyikan anak2 ku…sekarang baru terasa syair nya ketika dijadikan satu dgn videonya…

Mia Muzdalifah

Berteman dengan Zarah Safeer dan 2 others

masyaa Allah…kehabisan kata2 menonton video ini…#tears

Rahma Polem Mamah’a Naufal

Izin share y pak… Menonton video ini, saya semakin bangga dilahirkan jdi ISLAM. Meskipun iman saya tipis, ibadah saya tdk sempurna.. Namun saya bangga menyembah ALLAH SWT.. AllahuAkbar

Qohar Mahmudi

Diingatkan, trimakasih, ayo saudara muslim, tetaplah dlm barisan Amar Makruf nahi mungkar, walau berpeluh, panas, lelah, terluka, berdarah darah dan walau jua berujung di kematian; dan itu bukan akhir segalanya…#syairnya membangkitkan semangat!!!

YuNiati Soleha

Subhanallah. Liat ny hati ku terasa ikut damai’pengen rasa ny berada di antara mereka’kumpul bareng sodra nusantara dari sabang smpai merauke, Indah ny kebersamaan(berjuang bersama)

Enje Sep

Masya allah.. alhamdulillah saya ada di situ… menyemut di pintu keluar istiqlal… yg tak dapet keluar.. dikarenakan macet total, dikarenakan :

1. Pintu gerbang /tangga istiqlal.. kebanyakan dibuka hanya satu pintu

2. Parkir motor, mobil dan bus harus di zona tanah yg luas semisal di dalam monas/ di lapangan banteng. Dgn catatan tidak merusak fasilitas umum dan diberikan tempat urine portable dilokasi parkiran tersebut.

3. Harusnya pemerintah lebih pro aktif utk memfasilitasi kegiatan tersebut.. dijamin ngga bakal dirusak oleh jamaah kalau pelaksanaaannya mengedepankan simpatik.. oleh pemda ( satpol pp ) dan dibantu aparat tni/polri/jamaah .

Salam aksi damai

***

Riza Almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

Dinihari Tapaktuan, 8 November 2016

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s