BIAYA PENINGKATAN STATUS HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK


BIAYA PENINGKATAN STATUS

HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK

 

 

sertifikat tanah

 

 

Harga yang harus dibayar untuk ongkos jasa Notaris dalam pengurusan menaikkan status sertifikat dari Hak Guna Bangunan menjadi Hak Milik sebesar Rp750 ribu terdengar biasa saja. Tapi yang mencengangkan adalah harga sebenarnya yang harus dibayar di Badan Pertanahan Nasional Cibinong.

Ceritanya begini, rumah kami ini jangka waktu cicilannya berakhir di tahun 2015. Ada rezeki datang di tahun 2012, maka kami putuskan untuk membayar lunas saja. Dari Bank Tabungan Negara saya mendapatkan sertifikat banyak dokumen antara lain Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

Tentu keinginan dari seluruh pemilik rumah adalah agar Sertifikat HGB tersebut berubah menjadi sertifikat Hak Milik. Maka saya pun segera mengurusnya. Pertama kali saya datangi Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Cibinong untuk mendapatkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan membayar sejumlah rupiah PBB yang harus saya bayar.

Singkat cerita, setelah urusan PBB selesai saya datang ke kantor notaris untuk mendapatkan informasi persyaratan apa saja yang harus dilengkapi dalam pengurusan penaikan status tersebut. Pun untuk mengetahui berapa ongkos pengurusannya.

Mendengar harganya sebesar itu saya datang langsung ke kantor BPN. Dalam kunjungan pertama ini saya mendapat informasi dari petugas helpdesk kalau biaya pengurusannya cukup hanya membayar Rp 500 ribuan. Di sana saya diberitahu dokumen apa saja yang harus dilengkapi.

Pada kunjungan kedua dengan dokumen lengkap saya datang ke BPN pada pukul 13.55. Dan ditolak karena waktu pelayanan sudah habis. Jadi saya ingatkan bagi Anda yang berurusan dengan loket BPN Cibinong bahwa jam pelayanan di sana hanya sampai pukul 14.00. Saya mengira jam pelayanannya sama dengan di kantor pajak yang melayani Wajib Pajak sampai pukul 17.00. Ternyata tidak.

Nah pada kunjungan ketiga inilah saya datang tepat pukul 10.45. Dengan membawa dokumen lengkap berupa:

1. Map dan Lembar Permohonan. Ini dibeli di Koperasi BPN Cibinong seharga Rp10 ribu. Di dalam map ada dua lembar dokumen yang harus diisi, yaitu lembar permohonan itu sendiri dan surat pernyataan dari pemohon. Siapkan satu materai untuk ditempel di surat pernyataan;

2. Sertifikat HGB asli;

3. Fotokopi IMB;

4. Fotokopi KTP;

5. Fotokopi SPPT PBB tahun terakhir.

Langsung saja menuju Loket Dua tempat penerimaan surat. Kalau tidak tahu, tanya satpam saja. Biasanya satpam juga tanya-tanya apa yang mau diurus dan buka-buka dokumen kita. Bilang saja sudah lengkap. Supaya urusan bisa lebih resmi dan cepat.

Setelah diterima saya diminta untuk menunggu. Hampir satu jam kemudian saya dipanggil dan saya menerima Blanko Pembayaran. Blanko ini harus diserahkan ke loket pembayaran untuk dimintakan tanda tangan dari Bendahara Penerimaan. Dan tentu saya harus membayar biaya perubahan hak dari HGB menjadi HM untuk RS/RSS hanya sebesar Rp50 ribu saja. What? Iya betul cuma Rp50 ribu saja. Saya juga heran kenapa cuma sebesar itu. Jauh sekali dari apa yang disebutkan oleh petugas helpdesk dan diminta notaris dulu.

Setelah dari loket pembayaran, saya segera kembali ke loket dua, loket penerimaan surat itu. Saya menyerahkan blanko pembayaran yang telah ditera Bendahara Penerimaan. Lalu saya mendapatkan dua lembar dokumen dari petugas, yaitu:

1. Tanda Terima Dokumen;

2. Bukti Pembayaran.

Dua dokumen ini jangan sampai hilang dan harus dibawa pada saat pengambilan sertifikat. Salinan atau fotokopi dokumen ini tidak dilayani.

Satu jam lebih sedikit urusan penyerahan dokumen permohonan ini selesai. Saya akan datang kembali satu bulan kemudian untuk pengambilan sertifikatnya sebagaimana Petugas Penerimaan Surat itu katakan kepada saya. Dan yang membuat saya masih geleng-geleng kepala selama perjalanan pulang itu adalah biayanya yang murah banget. Tapi saya tak tahu apakah nanti pada saat pengambilan dokumennya ada harga yang harus dibayar lagi?

Kita tunggu saja. Kita lihat saja.

Semoga bermanfaat.

TAMBAHAN:

Pada hari Rabu, 23 Januari 2013 saya datang ke BPN untuk mengambil sertifikat Hak Milik itu. Saya datang langsung ke loket “Penerimaan Sertifikat” lalu menyerahkan Tanda Terima asli. Saya disuruh menunggu. Tidak lama, dalam jangka waktu kurang lebih 5 menit saya dipanggil. Saya disodorkan formulir untuk ditandatangani. Formulir bukti bahwa saya telah menerima sertifikat tersebut. Dan kemudian saya diberi sertifikat lama di atas yang sudah dicoret tulisan Hak Guna Bangunannya diganti dengan Hak Milik. Selesai sudah.

TIDAK ADA BIAYA SAMA SEKALI. PELAYANAN CEPAT.

Itu saja informasi tambahannya. Semoga bermanfaat. Kita tunggu dan kita lihatnya sudah terjawab. Terima kasih semoga bermanfaat.

 

***

Riza Almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

08.48 08 Desember 2012

Sumber gambar dari sini

 

BACA JUGA:

MENGURUS PENINGKATAN STATUS HGB KE HM DI BPN JAKARTA SELATAN

About these ads

100 thoughts on “BIAYA PENINGKATAN STATUS HAK GUNA BANGUNAN MENJADI HAK MILIK

  1. robbie says:

    Waduh ceritanya sama donk ama yg sy alami..skrg sy lg ngurus sertifikat HGB menjadi Hak Milik, saya dipanggil oleh petugas Helfdesk dan diajak ke dalam kantor dikirain mau apa…e ternyata diminta bayaran 500 ribu tapi sy menolak dan minta pengurusan jalur normal, sy balik ke loket 2 utk masukin map yg isinya persyaratan pengurusan. Skrg lg tunggu dipanggil, g tau nih berapa normalnya biaya yg harus sy keluarkan

    Like

  2. hebat ya… saya di bikin pusing sama notaris di sni.
    ssh mkn dan ssh tidur.. mau tau kenapa?
    akan saya ceritakan, no tipu.
    almarhum orgtua saya memiliki perkebunan dgn luas 22ha.. dan bersertifikat hgu.
    saya putra pertama dari kedua almarhum ortu saya.
    tamat SMK saya langsung yang ngurus perkebunan ortu saya.
    tanpa modal penggalaman apa” saya belajar pahitnya hidup tanpa ortu,
    awlnya saya sama sekali tidak mengerti soal sertifikat hgu..
    dan setelash browsing” di google saya baru tau apa itu hgu..
    ternyata hgu itu tanah milk negara bos..
    dan saya baca” lg ada tulisan “bila jangka wktu hgu di sertifikatnya habis maka sertifikatnya hgunya tidak berlaku lg dan tanahnya di kembalikan ke negara”
    ha…?? tanahnya hrs di kembalikan kenegara, jd sia-sia dong almarhum ortua saya dulu bli tanah ini?
    uda tanahnya kami beli mlh hgu hbs di balikin ke negara, percuma hbs duit buat bkin perkebunan d situ.
    semalaman saya tidak tidur krn pikrin hgu hgu hgu…
    bbrp hr kemudian saya coba kenotaris..
    sang notaris blg bila hgu kamu mau di perpanjang biayanya kurang lbh mau 300jt.
    dgr kalimat terakhir itu rsnya mau pingsan… keringat dingin langsung terasa..
    di hati saya berkata “drmn saya dpt uang sebanyak itu??? ”
    sedangkan penghasilan bersih dr kebun saya 1bulan tidak sampai 8jt.
    bingung, bingung, mau tanya siapa?, ortu jg uda ga ada, saudara jg pd geleng” kepala.
    jd gembel dah bentar lg.
    dgr” ktnya tanah hgu bisa di jual-beli kan.. tp siapa yg mau beli tanah kyk gitu………
    sedih rsnya..
    maaf tulisannya berantakan, mgkn sulit di mengerti apa yg saya mksd..
    maaf lg stres soal tanah.

    Like

  3. agung says:

    Ada yang pernah ngasih info, katanya yang pake biaya mahal itu dikasih sertifikat baru, sementara yang jalur biasa cuma dicoret ato dicap doank. Apa betul ya? Btw….nice info gan, sangat bermanfaat. Terima kasih…

    Like

    • Saya kurang tahu. Tapi entah yg lama atau baru gak masalah asal akta itu dianggap sebagai akta yg otentik. Percuma akta baru tapi aspal. Sebenarnya hakikatnya sama dg BPKB yg jika kendaraan kita berpindah tangan maka BPKB nya tetap sama yg itu itu saja dan tinggal menambahkan keterangan kepemilikan yg telah berpindah tangan. BPKB akan baru jika BPKB lama hilang. Begitupula dg sertifikat tanah. Demikian.

      Like

  4. rochmad says:

    nice info .kebetulan sekali saya bsk senin mau urus HBG rumah saya .masu saya naikin ke SHm ..mogo moga aja lancar dan selesai dengan lancar SHMnya.. makasih banget infonya..

    Like

  5. erick says:

    wah,, barusan saya dapat sms dari developer perumahan saya, ktanya mau rubah dari HGB ke SHM minta 1,5 jt…
    hmmm… iseng2 googling dan untung saya baca tulisan blog ini jdi paham…ternyata biayanya tak sebesar itu.
    makasih banget infonya..

    Like

  6. asep zaenudin says:

    Alhamdulillah gan, setelah saya baca saya jadi sedikit ngerti dan saya memang berencana mau gurus shgb menjadi shm. sebelumnya saya pernah tanya temen katanya untuk biayanya sekitar 500.000an
    eh ternyata biayanya tidak sebesar itu ya gan. makasih byk buat info yg sangat ber manfaat ini.
    Mudah”an saya jg diberi kemudahan dalam pengurusannya. Amin.

    Like

  7. fifi says:

    Maaf pak saya mau tanya, bila saya beli rumah skrg2 ini Dan rumahnya msh hak guna bangunan biaya untuk menjadi shm d bebankan k pihak pembeli atw penjual?? Lalu brp biayanya untuk skrg2 ini?? Terima kasih pak..

    Like

    • Adhe says:

      Sepertinya PBB tidak berhubungan dengan pelunasan cicilan rumah. Apakah selama mencicil belum pernah bayar pbb? Kenapa ga bikin saja? Datang saya ke dispenda lokasi rumah untuk minta penerbitan nomor nop baru untuk pembayaran pbb. Syaratnya cukup fotokopi ajb, sertifikat rumah dan isi formulir.

      Like

  8. Oscar says:

    Sebagai informasi tambahan,rumah saya beli secara softcash 6 bulan dan january 2014 baru akan dibayar PPn, BPHTP dan sebagainya jadi sementara ini saya belum punya PBB dan SPPT sehingga keinginan saya jika sudah lunas saya ingin langsung meningkatkan menjadi SHM, apakah nanti SPPT bisa keluar dahulu sebelum PBB nya keluar….maaf saya menanyakan ini karena masih sangta awam tentang hal ini

    Like

    • maksudnya begini. Sppt itu adalah awal pembayaran pbb. orang bayar pbb berdasarkan sppt. nah sppt itu terbit anda harus daftar dulu ke kantor.pajak atau dispenda. nah dispendalah yg mengeluarkan sppt itu. so…dartarlah segera pbb walau belum lunas pinjamannya. demikian.

      Like

  9. jar says:

    Membaca cerita bapak, sungguh sangat bermanfaat buat kami yang akan mengurus SHM di Kota Semarang, tp saya kaget .. di daerah bapak bisa GRATIS .. kata temen temen di Semarang, peningkatan HGB ke SHM kira kira sebesar Rp. 7 sampai 8 Juta.. perbedaan yang sangat signifikan dengan apa yang bapak sampaikan diatas.. klo gitu saya juga perlu cari info yang akurat nih ..

    Like

  10. zam says:

    saya malah nanya ke notarisnya langsung utk kepengurusan peningkatan HGB ke SHM minta 3,5 juta setelah saya tawar turun jadi 3 juta alasannya petugas di BPN minta n biar cepet selesai jg lgsg aja aq searching di internet dan nemu artikel ini, jadi tahu berapa biaya sebenarnya….terimakasih buat infonya

    Like

  11. kris says:

    berbagi info nih saya baru saja mengurus ke bpn cimahi meningkatkan status dr hgb ke shm , mudah semua persyaratan copy :ktp, imb, sertifikat semua hrs di legalisir ke instansi terkait lalu sertifikat asli dan isi formulir yg di beli di koperasi di belakang biaya hanya rp 100.000 lalu di ksh tanda terima utk pengambilan 2 mgg kedepan dan juga utk roya biaya sama rp 100.000 pelayanan cepat dan memuaskan konsumen tdk ada calo sama sekali , sy akan share lg bila sertifikat selesai.

    Like

  12. kris says:

    mungkin ada yang pernah punya pengalaman bagaimana mengganti blanko lama sertifikat ke blanko baru utk wilayah kotamadya bandung bila ada, bisa sharing kan kantor nya dimana bagaimana proses nya dan brp biaya yg harus di keluarkan thanks

    Like

  13. melia says:

    klo ngurus SKT ke SHM brp ya sma biaya yg harus dikeluarkan? dan bagaimana prosedurnya.. mgkn ada prnh ngurus juga. dari hasil tanya sana sini mahal benerrrr… luas tanah 10 x 18 m. trims.

    Like

  14. kris says:

    berbagi pengalaman saya mengurus status hak guna bangunan menjadi hak milik meneruskan comment sy 7 feb lalu , baru saja hari ini saya menyempatkan waktu untuk mengambil sertifikat rumah di kota baru parahyangan yg saya urus utk menjadi status hak milik selesai sudah sy, ambil di bpn cimahi dgn membawa tanda terima utk ambil sertifikat proses sangat mudah tanpa biaya apapun juga hanya dgn biaya 100.000 pd waktu memasukan form dan sertifikat , sertifikat rumah saya menjadi hak milik dan pelayanan yg ramah dr bpn cimahi membuat saya salut . bagi yg akan mengurus nya harap memperhatikan prosedur surat2 yg harus di legalisir saja bila semua lengkap maka proses tidak sulit sama sekali dan tanpa ada calo satupun . semoga pengalaman saya ini bermanfaat bagi yg lain , bila ada yg blom jelas sy akan memberi penjelasan lg dgn senang hati .

    Like

  15. Ully says:

    Ass.
    Mau tanya, ini copy dokumen2 nya perlu dilegalisir gak? Atau fotocopy biasa saja? Saya lg mau urus HGB menjadi HM. Dan saya deg2 an sekali mau urus sendiri, ktr BPN yg saya tuju ini kelihatan nya msh tertutup lika liku perjalanan dokumen nya. Mhn doanya ya

    Like

    • kris says:

      sis ully sbg informasi bhw surat yg harus dilegalisir adlh ktp, imb , pbb itu wajib dilegalisir , tdk usah takut di minta uang krn sekarang mereka yg takut sama kita kalau2 ada yg memeras bisa kita laporkan ke kpk , biaya hanya rp 100 000 map dan form beli dikoperasi sy lupa 20 apa 25 rb utk legalisir ke instansi yg terkait mis ktp ke bag kantor kependudukan dan yg lain 2 semua sesuai dgn kantor2 yg menegluarkan surat tsb , demikian semoga bermanfaat ,,,

      Like

  16. Ully says:

    Nah iya, agak membingungkan buat saya. Krn dari hasil blogwalking ttg urus sendiri HGB ke HM ini ada yg menulis dilegalisir copy nya dan ada yg tidak. Mungkin tergantung kebijakan kantor BPN nya ya.. Tapi kalo aman nya dilegalisir ya saya legalisir dulu drpd mondar mandir kesana kelihatan nya. Terima kasih sharing dan info nya. Status HGB rumah saya rupanya sdh mau berakhir, makanya saya mau segera urus jd HM saja supaya tidak menyulitkan anak saya di kemudian hari. Yg bikin saya tdk bisa tidur itu adlh besaran biaya yg mungkin hrs saya byr. Bapak beruntung sekali biaya nya sangat murah. Soalnya saya lihat2 itu ada rumusnya biaya utk nengubah HGB jd HM 2%x (NJOP – 60 jt ( utk Jakarta)). Yg kalo saya hitung dari njop di sppt pbb jd nya besar bgt, kan habis naik pula thn ini.. Duh duh duh… Ini yg bikin gak tenang.. Nanti saya sharing disini pengalaman saya ke ktr BPN jaksel ya.. Semoga mulus2 aja ni perjuangan saya

    Like

  17. Ully says:

    Amin.. Makasih doanya pak..
    Tadi saya mulai dengan mencari kantor BPN jaksel. Karena rupanya sejak 2011 kantornya pindah dari jl prapanca ke jl alwi di tanjung barat. Dan rupanya sesuai dg hasil googling sana sini, ktrnya nyelempit diantara rumah penduduk dan hanya muat 1 mobil. Jl masuknya pas di sebelah showroom auto2000, lenteng agung arah depok sana. Dg plang super mini kantor bpn jaksel. Okelah, alhamdulillah ketemu dan rupanya ada tempat parkir yg lumayan lega.
    Suasana kantor rame luar biasa mirip dg kantor imigrasi kira2. Saya menghampiri satpam dan tanya koperasi dimana. Rupanya di luar kanan belakang. Disana saya beli formulir permohonan peningkatan hak rumah tinggal. Mapnya warna putih, oh iya sebelumnya ditanya luas tanah apa melebihi 600 m? Saya bilang tidak. Tanah saya hanya 200m. Mungkin beda lg form nya ya buat yg 600m keatas.
    Lalu saya tanya pd petugas, apakah fotocopy nya perlu dilegalisir? Hehe saya belum sempat sih melegalisir. Ini jg tadi lgs berangkat kesini mumpung bayi saya anteng dan bisa ditinggal. Rupanya fotocopy KTP dan KK harus dilegalisir di kelurahan. Okelah..
    Biaya formulir 10 rb saja, pas jg sudah saya siapkan.
    Jd saya pulang dan akan saya isi dulu serta lengkapi persyaratan nya. Sama kok yg diminta adalah copy KTP dan KK dilegalisir, copy IMB, copy SPPT PBB tahun berjalan. Yg lupa saya lakukan adlh masuk dan bertanya di helpdesk kira2 brp biaya yg hrs saya siapkan.
    Tapi ya sudah, bsk setelah lengkap saya akan kembali dan moga2 aja biaya nya resmi dan tidak mahal. Amin..
    Nanti saya post lg kelanjutan nya. Makasih

    Like

  18. Ully says:

    Saya mau post kelanjutan perjalanan saya meningkatkan surat HGB menjadi HM.

    Barusan saya pulang dari kantor BPN Jaksel. Semua persyaratan sdh saya lengkapi. Copy KTP KK yg dilegalisir, copy IMB dan copy SPPT PBB.
    Saya baru sampai kantor itu jam 10. Lalu mengambil no antrian, sdh no 661. Rupanya no sdh panjang sekali, suasana sangat ramai. Waktu saya lihat, antrian no pengurusan baru 600. Saya mengikuti petunjuk pak Riza, cari loket 2. Saya duduk di bangku yg menghadap loket itu. Hmm kelihatan nya pak petugas tidak memanggil no antrian. Setelah menunggu 15 menit tanpa kepastian, saya mendatangi pak petugas dan bertanya, pak mau urus pengalihan hak dimana ya? Pak petugas dg ramah menjawab, disini bu. Mari saya periksa. Maap pak, biayanya brp? 50 ribu bu, kaget dan senang saya mendengarnya.
    Alhamdulillah, diperiksa semua data, persyaratan lengkap dan sertifikat asli diminta. Lalu dilepas dari map hijaunya. Contreng-contreng trus si bpk bilang, sudah ke pemetaan? *sambil menunjuk ke petugas di sebelahnya. Oh belum, lalu map pun pindah tgn, diperiksa di komputer lalu dicap dan diberikan kembali ke bpk petugas pertama. Ditunggu dulu bu, alhamdulillah lgs diproses. Saya menunggu sekitar setengah jam, dgn deg2 an krn tidak pake no antrian. Lalu dipanggil lg, diberikan surat pembayaran, benar tertulis Lima puluh ribu rupiah… Nanti habis bayar kemari lg ya..Lalu saya ke loket pembayaran, dan menunggu kwitansi tanda byr. Sekitar setengah jam kemudian, nama saya dipanggil. Saya kembali ke loket 2, lalu pak petugas dg ramah menginformasikan bhw di kantor BPN Jaksel ini utk peningkatan hak pelayanan nya ada jg di hari sabtu. Malah kalo hari sabtu, langsung jadi hari itu jg (one day service). Hehehe berhubung HGB saya sdh hampir kadaluarsa saya gak berani ambil resiko urus kelamaan. Nah utk surat saya katanya jd dlm 10 hari ato 7 hari kerja.
    Alhamdulillah… Saya tinggal menanti dan nanti mengambil hasilnya.. Semoga lancar dan dimudahkan.. Terima kasih atas sharing nya pak Riza, yg membuat saya berani urus sendiri lewat jalur resmi.. Terima kasih kasih buat pejabat negara yg sudah memudahkan ibu rumah tangga seperti saya bisa mengurus sendiri surat tanahnya.. Sekian sharing saya, terima kasih dukungan nya

    Like

  19. Praja says:

    Hari ini saya urus peningkatan hgb ke shm sendiri di bpn cibinong. Saya datang jam 08.00 dan loket masih tutup. Setelah membeli dan mengisi formulir, saya ambil no. antrian nomer 1. Hingga pukul 09.00 tidak ada panggilan antrian dan ternyata no. antrian tidak berguna sama sekali. Kondisi mulai semrawut karena terjadi saling serobot di loket. Kebanyakan saya duga karyawan notaris karena mereka saling mengenal dengan petugas bpn serta membawa berkas dlm jmlh banyak. Hingga pukul 10 msh blm juga dilayani dgn alasan aplikasi eror dan petugas loket sedang ikut pengajian. Hal ini memicu emosi orang2 yang sdh antri sejak pagi sehingga bersepakat menemui pimpinannya. Saya akhirnya dilayani pukul 10.30 setelah petugas loket 2 selesai pengajian. Itu pun diberikan tanda terima manual dan diminta menitipkan biaya Rp. 50 ribu yg nantinya akan disetorkan ke kas negara, saya sempat minta kwitansi namun petugas tdk bersedia. Dengan jengkel dan emosi saya ikuti kemauan mereka. Saya sempat laporkan mereka di bag. customer service namun saya gak yakin ditindaklanjuti. Sungguh merupakan potret buruk pelayanan BPN cibinong. Pelayanan yg semrawut, tdk santun, tdk transparan dan tdk profesional. Semoga tidak menimpa pihak lain.

    Like

  20. Ully says:

    Menambahkan sharing saya, pak. Akhirnya sertifikat saya jadinya lebih lama dari yg seharusnya. Tapi marilah kita berbaik sangka, karena waktu itu menjelang bulan puasa. Mungkin para petugas waktu kerjanya lebih sedikit. Sertifikat akhirnya saya ambil seminggu sebelum lebaran. Dengan ini utk yg mau urus di BPN jaksel, lebih baik diurus hari Sabtu. Utk peningkatan HGB ke HM bisa dilakukan sabtu (bpn nya buka dari jam 8-12), dan sehari selesai. Layanan hari sabtu ini hanya melayani 4 macam pengurusan saja. Maap saya jg lupa selain peningkatan hak apa lg yg bisa diurus. Semoga sharing saya membantu, dan benar biaya nya hanya 50 rb. Jadi saya tidak keberatan dg lamanya waktu pengurusan, dibanding hitungan biaya notaris yg bisa mencapai puluhan juta rupiah utk mengurus surat saya. Itu sebabnya saya pilih urus sendiri. Terima kasih

    Like

  21. arek mbaruk says:

    Mas Riza, mau nanya, klo ngurus peningkatan SHGB ke SHM di Cibinong, dokumen-dokumen seperti fotokopi KTP atau KK harus dilegalisir di kelurahan setempat atau nggak?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s