KISAH NYATA: LAKUKAN INI JIKA INGIN PUNYA ANAK


KISAH NYATA: LAKUKAN INI JIKA INGIN PUNYA ANAK

 

image

 

“Jika belum adanya keturunan yang membuatmu gelisah di penghujung malam ini mintalah Allah ta’ala dengan do’a Nabi Zakariya.” Satu kalimat yang ditwitkan oleh Moh. Fauzil Adhim pada dini hari ini membuat saya termenung. Sebuah kebetulan bahwa pada malam itu saya ingin menuliskan sebuah cerita tentang kegundahan seorang teman akan hadirnya buah hati dalam umur perkawinannya yang baru mencapai lima bulan.

Sebuah waktu yang tidak bisa disetarakan dengan waktu sepi yang dimiliki oleh Nabi Zakariya dalam sebuah penantian yang panjang dan endapan keniscayaan kalau istrinya yang mandul tidak pernah mungkin akan punya keturunan. Maka hanya doa yang bisa terlantun: “Tuhanku, jangan biarkan aku sendiri. Dan Engkaulah sebaik-baik Waris (QS. 21: 89)”

Dalam sebuah percakapan maya, di pertengahan ramadhan 1433 H yang penuh keberkahan, tercetus sebuah kegalauan betapa pusing teman saya ini memikirkan istrinya yang juga belum mendapatkan tanda-tanda kehamilan.

“Kamu mau enggak saya beri solusi?” sebuah pertanyaan yang sebenarnya tak butuh jawaban. Karena dengan mengemukakan masalahnya pada saya saja setidaknya ia merasa sudah cukup gelisah itu terkurangi.

“Kamu dan istri kamu lakukan dua hal ini.”

“Apa?”

“Istighfar dan sedekah. Perbanyaklah. Misalnya saat mau berhubungan intim, saat kamu berdiri di dalam kereta, saat kamu bekerja. Insya Allah kita akan lihat hasilnya dalam sebulan ini.”

Hanya itu yang bisa saya sampaikan padanya persis seperti apa yang diriwayatkan oleh Abu Hanifah dalam Musnadnya, dari Jabir bin Abdullah ra, bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad saw sambil berkata: “Wahai Rasulullah! Aku tidak dikaruniai seorang anak pun dan aku tidak memiliki anak.” Maka Rasulullah saw bersabda: “Lalu di mana kamu dari banyak beristighfar dan banyak bersedekah, karena engkau akan diberi rizki anak karena sebab keduanya.” Lalu laki-laki ini memperbanyak sedekah dan istighfar. Jabir berkata, “Maka orang ini dikaruniai sembilan anak laki-laki.”1)

Saya meyakinkannya untuk melakukan dua hal itu. Apalagi sudah jelas kalau dalam Surat Nuh (71: 10-12) disebutkan tentang janji Allah kepada orang yang meminta ampunan kepadaNya, maka Ia akan memberikan banyak rupa kebaikan dan salah satunya adalah memperbanyak harta dan anak. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

Kepada para jamaah shalat tarawih saya sampaikan cerita teman ini dan berharap ada keajaiban yang datang dalam sebulan ini. Pengharapan besar, doa yang terucap sepenuh keyakinan, sedekah yang seikhlas-ikhlasnya, permintaan ampunan tertuturkan dengan sebenar-benarnya permintaan, dari hati yang dilembutkan oleh madrasah ramadhan, pada waktu yang mustajabah, variabel manalagi yang akan membuat Allah tidak mewujudkan semua asanya?

Ramadhan usai, Syawal menjelang. Hiruk-pikuk mudik, lebaran, dan baliknya menyita perhatian semua. Tidak terkecuali saya. Tapi ada mekanisme takdir Allah yang sedang berjalan. Hari ke-9 Syawal sang teman memberitahu saya, “Aku mengucapkan terima kasih untuk saran dan doa kamu bulan puasa kemarin. Subhanallah walhamdulillah. Aku telah memastikan secara medis kalau kandungan istriku sudah berjalan kurang lebih lima minggu.”

Allah Maha Besar, nikmat mana lagi yang hendak diingkari. Allah tunjukkan keajaiban sedekah dan istighfar itu pada kami, walau baru sebatas janin. “Terus perbanyak sedekah dan istighfarnya, karena sedekah dan istighfarmu yang konsisten akan menjaga kandungan istrimu.”

Istighfar itu tanda kepasrahan dari hamba yang sesadar-sadarnya kalau dirinya lemah, membawa kedamaian, menjadikan lapang atas setiap kesedihan, jalan keluar atas setiap kesempitan, dan membuka datangnya rizki dari arah yang tiada terduga. Dan ia adalah sarana tarbiyah untuk menjadikan diri shalih secara pribadi sebagaimana shalat.

Sedekah berkelindan dengan istighfar. Sedekah itu pembuktian adanya iman di dada, ia menghapus kesalahan, menjauhkan dari kematian yang buruk, menghindarkan dari musibah, ia mengobati orang-orang yang sakit. Dan ia adalah sarana tarbiyah untuk menjadikan diri shalih secara sosial sebagaimana zakat.

Inilah ikhtiar. Dan setelah kawan saya itu, keajaiban apalagi yang akan muncul di hadapan Anda dari banyaknya istighfar dan sedekah yang tertunaikan?

**

Terkait artikel ini JANGAN LUPA baca juga yang dua ini:

ISTRI BELUM HAMIL-HAMIL, SUAMI MAU NIKAH LAGI

SUAMI PENYABAR SETARA TABI’IN ITU ADA

Maraji’:

1) Musnad Abi Hanifah, syarah Mulia Ali al-Qari dalam Hasan bin Ahmad bin Hasan Hammam; Keajaiban Sedekah & Istighfar

Riza Almanfaluthi

dedaunan di ranting cemara

30 Agustus 2012

Sumber Gambar diambil dari sini.

Diunggah pertama kali untuk: Citizen Fimadani

Tags: Zakariya, Moh. Fauzil Adhim, Jabir bin Abdullah, Abu Hanifah, Musnad Abi Hanifah, Sedekah, istighfar,

About these ads

139 thoughts on “KISAH NYATA: LAKUKAN INI JIKA INGIN PUNYA ANAK

      • yarti says:

        maaf pak ustadz, dulu saya waktu hamil sering di bikin meneteskan air mata oleh saudara, sekarang saudara tsb sdh menikah hampir 3th. tapi belum dikaruniai buah hati. saya pernah mengucap bahwa suatu saat kamu akan merasakan sakit hati lebih dari saya. apakah ada pengaruh kata2 saya tsb thdp saudara saya pak? terima kasih…

        Like

      • Iya Bu Yarti. Lebih baik ibu meingkhlaskannya dan memaafkan saja Bu. Insya Allah Ibu akan mendapatkan balasan yang luar biasa dari Allah atas keikhlasan ibu itu. Lebih baik ibu bersikap demikian. Kalau mau demikian ibu istighfar dan langsung bilang dengan mantap, “saya mengikhlaskannya ya Allah.” Allah mendengar itu Bu. Silakan.

        Pada 5 Juni 2014 13.32, dedaunan di ranting cemara menulis:

        >

        Like

  1. Assalamualaikum ..

    Hii smua’a sya mw berbagi cerita saya..
    Ngomong2 soal sedekah,
    Dulu saya sgt menginginkan mong2’an & gatau knp hati sya sll saja terketuk untuk bersedekah.
    Wktu itu dlm perjalanan pulang dari toko obat saya bertemu dengan bapak2 tua memakai tongkat bawa ember,botol minum aqua dan memakai kaca mata besar.
    Saya kira bpk itu menghampiri saya untuk meminta sedekah (mf) tp ternyata bpk itu trs berjalan & melangkah lurus hingga menabrak saya & setelah saya lihat bpk itu menggerakan tongkat’a untuk mencari jalan
    Hati sya sedih melihat’a krn ternyata bpk itu sbnr’a buta.bpk itu berjalan d tengah jln yg bnyk d lalui pengendara mobil & motor,karena sya hawatir bpk itu knp2 lalu saya tuntun bapak itu ke jalan pejalan kaki.bnyk disekitar saya melihat saya & bapak itu dengan aneh & ada jg yg menjauh tkt tersenggol oleh ku sesa’at aku & bpk itu lewat d jalan.
    & saya liat bpk itu berbicara berbisik sprti mendoakan saya,mungkin dia berdoa untuk saya.setelah itu bpk itu berjalan sendiri entah kemana pergi’a.
    & akupun pulang bersama suami.
    Sesampai’a d rumah aku sll teringat dgn paras wajah bpk itu,bahkan smpai skrg saya msh ingat.
    & ke esok’an nya aku beli tespack berharap aku hamil (positive).
    Aku membeli tespack d mini market,setiba’a disana aku melihat anak kecil meminta uang d dpn mini market tsb (anak itu biasa meminta uang di dpn minimarket itu) & seperti biasa aku memberi’a uang & kadang ku beri roti untuk’a.
    Di sepanjang jln aku bersedekah & gatau knp dgn spontan hati sll terketuk untuk bersedekah hingga sesampai’a d rumah aku bernazar: klo aku hamil aku akan membuat sukuran untuk anak yatim, piatu.
    Dan setelah itu aku tes urin dgn tespack : Alhamdulillah hasil’a positive.
    Tp kandunganku hanya bertahan smpai 3 bulan,karena janinku meninggal dlm kandungan jd harus kuretase.
    Aku yakin ini ujian untuku dr yg maha kuasa.
    Allah sll mengujiku krn Allah syg kpd ku.
    Skrg aku sedih bgt,karena d rahimku terdapat kista ovarium,sebenar’a kista ini udah ada dr smnjk sebelum hamil smpai hamil.tp dulu ukuran’a skitar 4cm skrg udh 5,6cm ..
    Smga dgn bersedekah & terus berusaha & berdoa kpd Allah penyakit kistaku pun bs smbuh atas kehendak’a.amin
    & aku juga bs hamil lagi.

    Like

  2. wati says:

    Insya Alloh dimudahkan jalannya untuk segera dapat baby yach mba Zee, anak yg sholeh dan sholihah, dan semoga Alloh swt mengangkat penyakitnya. Mohon doa juga buat kami agar dapat segera dikaruniakan keturuan. Aamminn ya robbal a’lamin

    Like

  3. ikha says:

    Pak Ustad sya Mohon doanya dan teman teman di blog ini juga saya dua kali keguguran.mudah-mudahan segala ikhtiar saya akan memberikan saya momongan lagi.dan minta doanya agar saya diberi kekuatan dalam berikhtiar.amin
    saya percaya tidak ada usaha yang sia sia

    Like

  4. mimi says:

    Mohon do’anya buat saya juga y saya sudah 8 bulan menikah tapi blum ada tanda tanda,insya allah saya akan melaksanakan saran ustadz,,,,,,smoga segala usaha dan do’a kita d dengar olehNya Amiiiiiin………

    Like

  5. dewi nuraeni says:

    asalamu alaikum pa ustadz? saya mohon doanya, saya sudah satu kali ke guguran.sampai sekarang saya belum punya anak, saya sangat menginginkn seorang anak,saya tak berhenti berdoa kpd yang maha kuasa, semoga alloh mengabulkan doa saya dan orang yng mendoakan saya semoga pa ustadz memberikan solusi untuk saya, terimakasih sebelumnya.

    Like

  6. anggie hari says:

    assalamualaikum pak ustadz dan kawan2 sekalian :)

    Saya sdh 1 thn menikah dan blm diberi kepercayaan dri Allah utk mengandung.. Tp insya Allah saya dan suami selalu berdoa dan berusaha dan mohon ampun pd Allah SWT minta diampuni segala dosa2 yg kami perbuat agar tidak menjadi penghalang terkabulnya hajat kami.. Juga sllu minta maaf pd orang tua trutama pd ibu.. Krn doa ibu insya Allah paling mustajab diantara doa2 yg dihanturkan dari siapapun..

    Mudah2an ya pak ustadz smua usaha kami pun segera dijabah Allah.. Pasrah krn kami yakin Allah pasti mmberi amanahnya pada waktu terbaik menurut-Nya…

    Mohon doanya jg ya teman2 dsini jg mendoakan agar kami semua yg blm dikaruniai keturunan agar disegerakan rejeki kami

    Like

  7. anggie hari says:

    assalamualaikum pak ustadz dan kawan2 sekalian :)

    Saya sdh 1 thn menikah dan blm diberi kepercayaan dri Allah utk mengandung.. Tp insya Allah saya dan suami selalu berdoa dan berusaha dan mohon ampun pd Allah SWT minta diampuni segala dosa2 yg kami perbuat agar tidak menjadi penghalang terkabulnya hajat kami.. Juga sllu minta maaf pd orang tua trutama pd ibu.. Krn doa ibu insya Allah paling mustajab diantara doa2 yg dihanturkan dari siapapun..

    Mudah2an ya pak ustadz smua usaha kami pun segera dijabah Allah.. Pasrah krn kami yakin Allah pasti mmberi amanahnya pada waktu terbaik menurut-Nya…

    Mohon doanya jg ya teman2 dsini jg mendoakan agar kami semua yg blm dikaruniai keturunan agar disegerakan rejeki kami..

    Dan yg sedang berusaha.. Ayoo semangatt harus percaya semua usaha,doa,sedekah kita semua pasti tidak akan sia2.. Krn Allah sdh menetapkan rejeki kita masing2 yang tidak mungkin tertukar dgn umatnya yg lain.. Percaya Allah pasti punya rencana yg indah utk kita semua..

    Maaf yah kepanjangan comment saya.. Hehe..
    Oh iya, semoga yg mendoakan juga diberi rezeki yg tak henti2nya dari Allah SWT.. Amiinn amiiinnnnnnnnnnnnnn mksh pak ustadz sdh mmbuka forum ini :)

    Wass.. Wr. Wb.

    Like

  8. aniz says:

    mhn do’a dari teman2 smua smg Allah memberikan kesabaran kepada saya dan suami ats penantian anak yang hampir 3 tahun ini dan smg penyakit kista sy jg diangkat oleh Allah….

    Like

  9. Diani setyowati says:

    Assalamualaikum.wr.wb
    sya diani.s irt
    pak sya mohon pnjelasanya
    suami sya kena PHK 2thn trakhir maklum hny SMP
    dn hdup kmi hnya brgantung pda hutang,kini hutang kami brtmbh bnyk
    kmi pun mkin tertekan dlam biaya hdup
    jikala Allah itu maha adil,knapa coba’an kmi tiada henti
    dtmbh kini sya hmil lgi,
    adapun jika ad yg bsa bntu kmi merawat anak kmi yg kedua sya sngat berterimakasih
    dn kmi mohon belas kasihnya
    kami hny ingin pinjam uang yg akn sya gunakn mmbyar htang kmi yg menunggak
    demi Allah sudah tiada henti kmi memohon,tpi knapa smua seakn tiada henti
    jikala ad yg mau bantu kmi
    hub. 085643928728
    insya Allah ini adalah jalan kami
    terimakasih

    Like

    • kyra putri says:

      Asalamuaikm ustad…trimaskh ats doany dan nasehatnya,alhmdulilh ustad,stlh sy mengikuti sran ustad,allah mengabulkan doa saya,sy diberi kehamilan saat ramadhan kmrn.yg mau sy tnykan,apakh sy msh blh trus ber istigfar,spy ank sy kelak terlhr sempurna dan shat?

      Like

      • Alhamdulillah akhirnya. Harus diteruskan…karena istighfar itu dZikir. Sarana mengingat Allah yg kudu dilakukan kapanpun. Sambil berdiri ataupun duduk. Demikian. Teruslah istighfar karena istighfar juga solusi atas rizki kita. Bayi yang sehat adalah tentunya sebuah karunia dan rizki tiada terkira buat kita. Amin.

        Like

  10. Yessy Rahayu says:

    yg belum dikaruniai buah hati jangan risau yaa mungkin Allah belum memberi kita kepercayaan, tetap jalani ibadahnya. Allah punya banyak rencana indah untuk umat-umatnya..

    Like

  11. lili says:

    Assalamu’alaikum pak Ustad… saya sudah 3 Tahun 4 bulan menikah dan belum memperoleh keturunan… InsyaALLAH saya akan berusaha memperbanyak istigfar dan juga bersedekah… Mohon bantuan doanya pak ustad… Mudah-mudahan ALLAH Memberikan Keturunan Yang Sholeh dan Sholeha pada kami…. Amiin.

    Like

      • Mita says:

        Trimakasih atas info dan pengalaman yang disharekan disini.
        Pak ustad dan teman-teman semua, saya mohon bantuan untuk mendoakan saya dan mengaminkan do’a-do’a saya. Saya sangat berterimakasih apabila teman-teman bersedia menyelipkan do’a saya dalam ibadah teman-teman. Semoga Allaah memberikan balasan yang tidak terkira atas do’a, bantuan dan kebaikan teman-teman semua. Amiiin…
        Bismillaahirohmaanirrohiim
        Subhaanallah Walhamdulillah Walaa Ilaha Illallaah Wallaahu Akbar,Walahaula WaLa Quwata Illa Billah…
        Trimakasih ya Allaah atas segala limpahan rizki, anugerah, dan nikmat yang Engkau berikan kepada hamba.
        Trimakasih ya Allaah atas amanah dan kepercayaan yang telah Engkau berikan kepada hamba untuk mengandung buah hati selama lebih dari 8 bulan, Trimakasih atas nikmat yang telah Engkau berikan kepada hamba untuk melahirkan bayi laki-laki anugerahMu.
        Ya Allaah yang maha pengampun, hamba mohon ampunan jika selama Engkau titipkan dalam kandungan hamba kemarin hamba kurang mampu merawatnya, ampuni hamba jika selama ini hamba banyak salah dan khilaf, hamba ikhlas Engkau mengambilnya kembali ke pangkuanMu. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un… Trimalah kembali buah hati pertama hamba di surgaMu yang penuh dengan kebahagiaan ya Allaah, berikanlah limpahan kasih sayangMu padanya ya Allaah, hamba mohon sampaikan salam sayang hamba padanya ya Allaah, hamba mohon sampaikan padaNya bahwa hamba sangat menyayanginya ya Allaah… Ampuni hamba atas segala dosa dan kesalahan hamba ya Allaah…
        Ya Allaah yang maha besar, Ya Allaah yang maha pemurah, ya Allaah yang maha penyayang, ya Allaah yang maha pencipta, ya Allaah yang maha kuasa, ya Allaah yang maha berkehendak, ya Allaah yang maha memiliki segala-galanya, hamba mohon berikanlah kepada hamba anugerah yang lebih indah lagi, anak-anak keturunan dari sisimu untuk hamba kandung, hamba lahirkan, hamba besarkan, hamba didik, dan hamba dampingi hingga akhir hayat hamba, bimbinglah hamba untuk bisa merawatnya dengan baik sebagaimana yang Engkau kehendaki.
        Ya Allaah yang maha berkuasa, berikanlah anugerah kepada hamba anak-anak yang tumbuh dengan sehat, kuat, cerdas, pintar, berakhlak mulia, berperilaku santun, baik, sholeh/sholehah.
        Ya Allaah yang maha pengasih, anugerahkan kepada hamba anak-anak keturunan yang dapat menyenangkan dan menyejukkan hari orangtuanya, berguna bagi keluarga, sesama, lingkungan, bangsa, dan agama.
        Ya Allaah yang maha sempurna, berikanlah kepada kami kebahagiaan, kemudahan, dan keselamatan selalu.
        Ya Allaah yang maha mengetahui, hamba yakin dan percaya Engkau mengetahui apa yang hamba inginkan dan hamba butuhkan, hamba yakin dan percaya Engkau akan memberikan yang terbaik untuk hamba, ya Allaah kabulkanlah do’a-do’a hamba, Amiiin.

        Like

  12. dike says:

    Terimakasih pak ustadz atas sharing yg brmanfaat
    kami sedang mndamba anak,sayangnya stlah 3thn menikah suami ijin utk menikah lg dan saya belum bisa ikhlas utk berbagi..apa yg harus saya lakukan..mohon bimbingan..

    Like

    • Sesungguhnya sabar itu adalah milik orang-orang yg menang. Sabar bukan berarti kalah melainkan menentukan kemenangan di langkah selanjutnya di saat yg teramat baik. Tiga tahun adalah waktu yg tak seberapa. Musyawarah dg suami dan pihak keluarga adalah jalan terbaik. Hasil syuro ditaati insya Allah bawa keberkahan yg banyak. Semoga Allah segera berikan anak sholih yg didamba. Demikian.

      Like

  13. dike says:

    Assalamu’alaikum pak ustadz..terimakasih atas bimbingannya..insya allah kami akan melaksanakan yg pak ustadz sampaikan..kl boleh kami tau, istighfar yg spt apa yg hrs kami amalkan..apakah sering membaca do’a taubat (robbighfirli watub alayya innaka anta tawwaaburrohiim) jg merupakan salah satu istighfar…?

    Like

      • dike says:

        Assalamu’alaikum wrwb..pak ustadz..
        Menindaklanjuti urusan keinginan suami utk menikah lg dan keinginan punya anak..secara fisik dan mental kami masih berusaha..yg mengganggu saya sekarang adalah suami msh berhubungan intens dgn si janda itu hingga skrg, meski dgn cara lunak saya minta agar suami menjauhi n meninggalkannya tetapi permintaan trsebut tidak digubris..dgn cara tegas malah saya yg dimarahi suami. Hampir putus asa rasanya..hanya doa kepadaNya saya terus panjatkan agar suami menyadari tindakan dan sikapnya yg membuat saya rapuh dan rumah tangga selalu ribut tidak tenang,mengusik pekerjaan dan ibadah saya lainnya.
        Saya mohon saran pak ustadz..apakah boleh saya curiga suami saya terkena sihir? sikap/tindakan/doa apalagi yg saya harus saya lakukan krn saya tdk mau jd istri yg berdosa krn ribut dan hati panas terus atas kelakuan suami..
        Atas perhatian dan tanggapan pak ustadz..saya ucapkan terimakasih…wassalamu’alaikum wrwb..

        Like

    • Wa’alaikumussalam. Iya tuh. Ada dalilnya. Dan itu adalah amalan baik. Amalan baik kan bisa dekatkan kita dengan Allah. Kalau kita sudah dekat sama Allah masak sih Allah gak mau ngasih? Ya Insya Allah mas atau Mbak Yosi dapat segera momongan dalam waktu dekat. insya Allah.

      Like

  14. Dewi tri says:

    Ass,,
    Pak ustad,, mohon do’a nya juga ya,,, saya sudah menikah 6 buln lebih,, hamba ingn baget memepunyai buah hati,, hamba selalu berdo’a dengan ke inginan hamba,,, saya akan mengikuti saran dari p.ustad dan semoga cepat diberi momongan ,, mohon bantuan do’a nya ya teman2, dan semoga kita semua yg menginginkan buah hati cepat dikaruniai anak oleh Allah SWT aminn ya robbal alaminnn

    Like

      • Estu Puji Rahayu says:

        assalamualaikum p.ustad , mohon doa nya buat saya & suami . Kami nikah sdh 4,5th blm dikaruniai momongan. Sdh berusaha ke dokter & alternatif juga tp blm dikasih sama Alloh. Insya Alloh saya akan terus berdoa & mencoba istiqomah dlm bersedekah & istigfar. Mohon doanya juga teman2…

        Like

  15. nita says:

    Assalamualaikum pak ustad…,terima kasih sebelumnya..artikel yg sangat mencerahkan..khususnya bagi kami para pendamba buah hati..yg masih menanti hadirnya momongan di keluarga kecil kami.., pak..minta doa nya agar saya dan suami segera di berikan buah hati yg telah kami nanti 6 tahun lebih ini.. sungguh kami sangat berusaha berbaik sangka atas segala rencanaNya..,doakan agar kami senantiasa diberikan kekuatan iman dan kesabaran sampai Allah menghadirkan buah hati yg benar2 kami damba..Amiin, semoga Allah memberikankarunia buah hati kepada kami..sebagai ladang ibadah kami untuk merawat dan membesarkan nya menjadi putra putri yang sholeh dan sholehah..Amiin ya Rabbal Alaminn

    Like

  16. Sholihul Umam says:

    Assalamu’alaikum wr.wb….Pak ustadz sya sdah 3 tahun menikah, sampai saat ini kami belum juga ada tanda-tanda kehadiran seorang anak pada keluarga kami…kami mohon bantuan Ziyadah Do’a bagi kami mudah-mudahan diberi momongan dalam waktu dekat. Amin Yaa robbal’alamin. . . .

    Like

  17. nia says:

    Assalamu’alaikum wr, wb.pa ustad sy sdh 3 tahun menikah dan blm dikaruniai kturunn.padhal kami sangat mndambakannya.tolong bantu doanya pa ustad agar saya dapat scptnya dikarunia anak yg sholeh.Amin…..

    Like

  18. Asep kmaludin says:

    Ass..sy ingn bertnya?sy dah nkah slma 1.5 taun..istri sya blum hmil jga..sya sdah bngung dh gmn cra yg d lakukan..hrus gmn lg ych..mohn doay ych pk biar istri sya hmil,d blan nie.aminn

    Like

    • Harus bagaimana lagi? Tetap ikhtiar dan berdoa. Saya tak bosan-bosan menyarankan hal ini. Nabi Zakaria puluhan tahun belum punya anak. Insya Allah Mas Asep tak perlu tahunan untuk punya anak. Insya bulan ini atau bulan depannya istrinya sudah hamil Insya Allah. Yakin sama Allah.

      Like

  19. shanti says:

    Hampir 12 tahun usia pernikahan kami dan kami masih berdua. Semua terapi sudah kami jalani dari mulai medis hingga alternatif. Dokter yg menangani kami adalah seorang dokter specialist kandungan yg sholeh dan tidak mengeruk keuntungan pribadi sehingga ketika semua tahapan terapi telah selesai dijalani, sang dokter berkata : “Ibu dan bapak tidak ada masalah sedikitpun, ikhtiar sudah dijalankan sekarang sy sarankan kepada ibu dan bapak untuk memperbanyak sedekah, doa dan istighfar. Posisi anak dan harta itu sejajar dalam al qur’an tidak ada yg lebih tinggi atau rendah. Mohonlah kepada Allah untuk segera diberi keturunan. Sehebat apapun ilmu kedokteran dan obat yg sy berikan, semua tidak akan berguna tanpa bantuan dari Allah”

    Kami hanya tersenyum dalam tangis haru. Subhanallah, kami dipertemukan dgn dokter yg baik dan sholeh padahal sehari pasien beliau lebih dari 40 orang.

    Sy pernah mengalami masa-masa stress yg panjang, sampai2 sy enggan berkunjung kepada teman atau tetangga yg melahirkan karena ada perasaan kecewa, sedih, cemburu dan marah : Kapan giliran sy, Rabb?!
    Di saat-saat sy menangis, suami selalu mengingatkan sy untuk bersabar dan ketika sy betul-betul merasa sedih sy membaca al qur’an asal baca tanpa memilih surat maupun ayatnya.

    Subhanallah…. Allah menegur sy melalui al qur’an yg saat itu sy baca sambil menangis, stlh bbrp ayat sy baca, sampailah sy pada ayat “jadikanlah sholat dan sabar sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yg sabar.”
    Sy tidak mampu membaca ayat tsb dalam satu helaan nafas, karena setiap ditengah-tengah ayat tsb tenggorokan sy tercekat dan sakit mengingat apa yg sudah sy pikirkan terhadap Allah. Betapa Allah sayang kepada sy, betapa Allah ingin menunjukkan seberapa sabar sy? Malam itu sy berusaha tawakal menerima apapun keputusan Allah dan semoga bisa menerimanya dgn ikhlas.

    Malam itu sy bertanya kepada suami :”Kenapa ayah tidak pernah mempertanyakan kapan bunda hamil?”

    Sambil tersenyum dan mengusap kepala sy dgn lembut, suami berkata :”Karena ayah tidak mau menyakiti perasaan bunda dgn pertanyaan tsb. Kita serahkan semuanya kepada Allah y, Nda! Sementara itu, kita dekatkan diri kita kepada Allah.”

    Peristiwa itu terjadi tahun 2009, di usia pernikahan kami yg ke-7.

    Sekarang, hampir 12 tahun usia pernikahan kami. Dan dia….. Dia tetap mencintai sy seperti awal mula kami menikah dan tetap tidak pernah mempertanyakan kapan kami akan memiliki keturunan. Komitmen awal kami menikah adalah ingin menyempurnakan setengah dien yg sudah kami miliki.

    Semoga kami tetap istiqomah dalam berikhtiar, bersedekah, beristighfar dan saling menerima kekurangan masing-masing, aamiin…..

    Maaf, kepanjangan :)

    Like

      • shanti says:

        Sama-sama pak ustadz….
        Mohon maaf, nama sy Shanti kalo Shinta nama adik sy hehehehe…..

        Ketika sy perlihatkan postingan pak ustadz kepada suami sy, beliau serius membacanya.

        Sebagai seorang wanita, jujur ada kekhawatiran suami akan berpaling kepada wanita lain karena keterbatasan yg tidak diinginkan oleh wanita manapun.

        Sy pun sempat menyatakan kekhawatiran sy tsb kepada suami sy dan meski berat hati sy harus bisa merelakan jika suatu waktu suami hendak menikah lagi. Namun suami berkata :”Satu aja belum habis masa mau dua! Insya Allah kita akan menjalani semuanya bersama dgn atau tanpa anak.”

        Sy bukan seorang yg mengharamkan poligami karena sebagai wanita muslimah harus menerima apapun yg tertulis di dalam al qur’an. Namun sebagai seorang wanita, sy pun ingin seperti ibunda Khadijah atau Fatimah Az Zahra yg selama hidupnya tidak pernah dimadu oleh Rasulullah atau Ali Bin Abi Tholib.

        Alhamdulillah, suamipun semakin memahami isi al qur’an setelah semakin rajin mengikuti ta’lim sejak tahun 2007. Beliau pernah berkata :”Betul seorang laki-laki diperbolehkan menikah lebih dari satu kali tapi bacalah ayat berikutnya jika tidak bisa bersikap adil maka hendaknya 1 saja. Berat nda untuk poligami itu! Hanya Allah Yang Maha Adil.”

        Lega sy, pak Ustadz :)

        Mohon keikhlasan doa dari pak Ustadz dan jama’ah di sini, semoga ikhtiar kami akan berbuah manis. Insya Allah kami tidak akan pernah lelah untuk berikhtiar.

        Like

  20. dike says:

    Assalamu’alaikum wrwb pak ustadz.. dan bu shanti..
    Saya sangat bersyukur dan terharu saat membaca ulasan ttg saya dan bu shanti yg dikemas dgn sangat baik oleh pak ustadz di islamedia…alhamdulillah hingga saat ini saya masih diberikan kekuatan oleh Allah SWT utk menjalani hari-hari ini dengan ikhlas dan sabar..inshaa allah..
    Terimakasih banyak krn pak ustadz masih terus memotivasi via tulisan dan ulasan serta tanggapan yg baik. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan pak ustadz dan keluarga..amien ya robb…

    Like

      • shanti says:

        Aamiin……

        (ولسوف يعطيك ربك فترضى)

        “Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)

        Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

        (وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا )

        “Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami…” (Ath Thur: 48)

        Bacalah ayat ini penuh tadabbur dan penghayatan, terus berdoalah dengan hati penuh yakin bahwa Allah tidak pernah dan tidak akan pernah menelantarkanmu. 

        Dan saya sangat yakin bahwa tidak ada yg sia-sia atas semua usaha yg sudah saya lakukan dan Allah, Dia tidak pernah menelantarkan saya. Tidak akan pernah :)

        Like

  21. yarti says:

    maaf pak ustadz, dulu saya waktu hamil sering di bikin meneteskan air mata oleh saudara, sekarang saudara tsb sdh menikah hampir 3th. tapi belum dikaruniai buah hati. saya pernah mengucap bahwa suatu saat kamu akan merasakan sakit hati lebih dari saya. apakah ada pengaruh kata2 saya tsb thdp saudara saya pak? terima kasih…

    Like

  22. nita says:

    Pak ustadz saya dan suami sudah menikah hampir 6th sudah usaha ke dokter belum juga berhasil. Bulan ini kami sedang menunggu hasil usaha program dokter doakan semoga allah karuniakan keturunan kepada kami. Terimakasih.

    Like

  23. rita sari says:

    ustadz saya sudah menikah selama 3 tahun lebih tapi tidak ada tanda kalo saya hamil,,,,saya ingin sekali punya anak sehingga terfikir untuk mengangkat anak agar rumah tangga saya tidak sunyi…..apa dosa saya terlalu berat.sehingga allah marah kepada saya,,,saya sering menangis sendiri,sedih,,,,saya kesepian tampa anak,,,

    Like

    • Sabar ya Bu Rita. Yang kesepian bukan hanya Ibu saja. Insya Allah banyak yg senasib dg Ibu. Tapi yg tak lelah-lelahnya saya selalu katakan, Ikhtiar terus tetap dilakukan. Istighfar dan sedekah terus dilanjutkan. Tentunya istighfar adalah ikhtiar lanjutan setelah ibu bertaubat jika memang merasa punya dosa kepada Allah. Istighfar akan kasih jalannya Bu. Ohya mengasuh anak? subhanallah. itu langkah bagus tuk direalisasikan. Itu sama saja dg sedekah dan menyalurkan naluri keibuan. Ibu jgn khawatir yah. Ini semua takdir Allah. Allah lagi sayanh sama ibu. sehingga dikasih ujian seperti ini tuk dinaikkan grade imannya ke tingkat yg lebih tinggi lagi. Itu aja bu. Tetap semangat ya Bu.

      Like

  24. nayla says:

    Ass pak ustad..sy nayla dr yogya..sy menantikan si buah hati bertahun2 lamanya..tp blm jg datang..sy jg sdh priksa dokter normal,tp knp sy blm jg kunjung pny momongan ya pk ustad..sy terkadang merasakecewa,sedih,sakit hati,knp allah blm memberikan keturunan buat sy..tp sy inget kembali karna apapun yg terjadi semua udh menjadi kehendak nya..kira2 apa yg hrs sy lakukan ya pak ustad..ibu sy udh meninggal jd tdk ad tmpt sy mengadu pak..mhon sarannya pak..makasihs sblmnya pak..

    Like

    • Setelah terus sedekah dan istighfar, jalan mengasuh atau mengadopsi anak bisa jadi jalan. Memelihara anak asuk adalah bentuk sedekah. Tetep sabar dan ikhlas Bu. Juga berdoa tiada lelah. Amin. Smg Allah karunia anak.kepada ibu segera. amin. On 2014 6 14 14:38, “dedaunan di ranting cemara” wrote:

      >

      Like

    • shanti says:

      Assalamu’alaykum Ibu Nayla,
      Salam kenal, sy Shanti. Tak disangka di sini banyak juga perempuan yg senasib dgn sy :)
      Jangan sedih dan gundah ya bu! Semua sudah ada jalannya, ikhtiar terus dan tetap berdoa, bersedekah juga beristighfar. Allah akan memberikan yg terbaik bagi kita meski yg terbaik tsb tidak sesuai dgn apa yg kita inginkan. Dan daun yg jatuh tak pernah menyalahkan angin :)

      Jika ibu kita sudah tiada, maka mengadulah kepada Allah, Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat. Allah SWT itu senang ketika melihat hambaNYA “meronta” dalam do’a. Merasa sangat butuh kepadaNYA meskipun Allah SWT tdk butuh kpd sgl sesuatu. Itulah kenapa kita selalu diberi ujian (sesuai kadar), agar kita selalu butuh sama Allah SWT, agar Allah SWT selalu senang sama kita. Malah kita mesti introspeksi ketika semua permintaan kita langsung dikabulkan, jangan2 krn Allah SWT ga suka sama kita (istidroj). Tandanya adl ketika dikabulkan kita malah menjadi “jauh” dr Allah SWT. Makanya susah-senang itu ujian. Yaa Allaah berilah kami kekuatan dlm menjalani ujian-MU…Jangan heran dengan org2 saleh yg jika kita melihat mrk, sepertinya tdk pernah bersedih, krn mrk menilainya sbg “pemberian” dr Allah swt. Jika diberi kesenangan, mrk akan semakin dekat sm Allah krn takut istidroj. Ketika diberi cobaan mrk tdk bersedih krn mungkin Allah swt ingin melihat hambaNYA menghabiskan lbh byk wkt dg Allah (dlm do’a). “Alaa inna auwliya Allaahu laa khoufun ‘alaihim walaa hum yakhzanuun”; sesungguhnya org2 yg dicintai Allah itu tdk merasa takut(kecuali kpd Allah) dan tdk pula brsedih. Semua itu dg catatan kita tdk bermaksiat. Kalo masih bermaksiat maka lain ceritanya. Wallaahu a’lam bishshowab. Mohon maaf bkn brmaksud menggurui, sekedar sharing. Mohon maaf lahir batin.

      Like

  25. diah says:

    Sya udh 8thn menikah..blm dikaruniai keturunan,sangat sangaattt mndambakan hadirnya buah hti dlm rumah tangga kami…subhanallah..postingan ini sgt bermanfaat..mohon kiranya bpk mendoakn sya dn suami..smoga cpt dikaruniai keturunan

    Like

  26. qomariya says:

    subhanallah,, terimakasih bnyk atas postnya… Sangat bermanfaat,, syukron katsir utk mas admin,,
    saya termasuk yg blm punya keturunan, saya 19 th, menikah 25 agustus 2013, usia 18 th, pernah hamil usia 13 minggu, tp keguguran, dan sampai saat ini saya blm hamil lagi..postnya mngingatkan saya bahwa semua hal yg kita alami saat ini tidak luput dari kuasa dan kehendak Allah

    Like

  27. Iman says:

    Ustad … Doa Nabi Zakaria itu di surat Al Imron 38 – 40 yaaa ??? , dalam Surat tersebut apakah Teraphy nggak bicara dalam 3 hari bias jadi salah satu solusinya ??? mohon Pencerahan yaa Ustad

    Like

    • Menurut saya tidak ada contoh dari kanjeng Nabi Muhammad saw atas terapi bicara seperti itu. Yang ada terapi bicara yang tidak bermanfaat yang dilakukan sepanjang hayat kita. :) Wallahua’lam bishshowab. hanya Allah yang tahu.

      Like

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s